Rabu, 22 Februari 2017

Maafkan Aku yang-masih-saja Mencintaimu

Maafkan aku yang jatuh cinta kepadamu

Maafkan aku yang terluka tanpa dilukaimu

Maafkan aku yang merindu tanpa tanya kabarmu

Maafkan aku yang memilih peduli padamu


Sudah sejauh manakah kau melangkah?

Sudahkah kau menembus bulan

Sudahkah kau mengitari cincin Saturnus

Sudahkah kau lelah kelilingi luasnya Jupiter


Maafkan aku yang pura-pura tak peduli

Nyatanya sangat peduli

Maafkan aku yang pura-pura tak lagi mencintai

Nyatanya sangat mencintai

Maafkan aku yang tak lelah memandangi

Hingga tak peduli bagaimana kau memandangku


Maafkan aku atas puisi yang membosankan ini

Karena mencintaimu terus kulakukan meski bosan


Maafkan aku atas puisi yang tak puitis ini

Karena cintaku padamu terlalu nyata untuk jadi romantis
This entry was posted in

0 komentar:

Posting Komentar

Silakan bernapas dengan kata-kata di sini.