Senin, 13 Februari 2017

Patriot

Dokumentasi Pribadi

Walaupun negara besar,
Kehidupan kami sangat kecil, 
karena kami hanya merasa aman
di gelembung masing-masing.

Identitas Buku

Judul Buku       : Patriot
Penulis Buku    : Maria Audrey Lukito
Editor               : Angelia Samori
Penerbit Buku  : PT Bhuana Ilmu Populer (Kelompok Gramedia)
Tahun Terbit    : 2011
Halaman          : XII+135 halaman

Patriot merupakan sebuah autobiografi yang ditulis oleh seorang gadis berkewarganegaraan Indonesia dan berdarah Tionghoa bernama Maria Audrey Lukito, gadis genius yang telah menorehkan banyak prestasi. Audrey, nama panggilan gadis ini, telah memecahkan rekor MURI pertamanya pada usia 10 tahun, yaitu ketika ia meraih skor 573 untuk ujian TOEFL internasional yang kemudian dipecahkan kembali oleh dirinya sendiri pada usia 14 tahun dengan skor 670.

Audrey juga mampu menghafal kamus bahasa Inggris sebanyak +/- 650 halaman pada usia 11 tahun, dan menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Atas pada usia 13 tahun. Setelah itu Audrey dibimbing di Mary Baldwin College, Virginia, Amerika Serikat untuk mengikuti Program for the Exceptionally Gifted (Program untuk anak-anak dengan IQ di atas rata-rata sebelum ditransfer untuk melaksanakan undergraduate program di universitas-universitas prestisius di Amerika Serikat). Kemudian Audrey melanjutkan program sarjananya untuk bidang Fisika di The College of William and Mary in Virginia dan mampu menyelesaikannya dalam waktu tiga tahun saja dengan predikat Summa Cum Laude pada usia 16 tahun. Prestasinya tersebut mampu mengatarkan Audrey menjadi anggota Phi Beta Kappa (Masyarakat kehormatan untuk bidang sains).

Selain memaparkan prestasi apa saja yang telah diraih oleh Audrey selama usia akademiknya, buku ini juga menuturkan semangat Audrey yang ingin sekali membaktikan diri dan ilmu yang telah diraihnya untuk tanah airnya sendiri, Indonesia. Tentu saja cita-cita mulia gadis ini tidak serta merta mulus tanpa hambatan tetapi juga penuh rintangan yang justru didapat dari orang-orang di negerinya sendiri hingga menyebabkan Audrey harus jatuh ke dalam depresi yang berat.

Kelebihan Buku

Buku ini mengajarkan kita untuk tanpa lelah belajar meski telah memiliki kelebihan dalam hal daya pikir, Audrey bahkan merasa sedih ketika orang-orang memujinya karena ia mudah sekali dalam mempelajari banyak hal, mengapa mereka hanya memuji kelebihan yang ada pada dirinya tanpa pernah mau tahu bahwa meskipun dengan otak yang genius Audrey tetap belajar siang dan malam untuk meraih apa yang diimpikannya.

Buku ini pun menyajikan esai-esai karya Audrey, termasuk esai yang meloloskannya untuk menerima bimbingan di Mary Baldwin College, juga ringkasan tesis Audrey untuk mendapatkan gelar sarjana di bidang Fisika.

Buku ini cukup tipis sehingga tidak menjenuhkan, gaya bahasanya yang sederhana membuatnya mampu dicerna oleh semua umur.

Kekurangan Buku

Judul kurang menarik meskipun hal ini ditolong dengan desain sampul yang simpel namun pas.

Menggunakan sudut pandang orang ketiga sehingga pembaca merasa buku itu tidak ditulis oleh Audrey sendiri, meskipun ada beberapa bagian bercetak miring dimana Audrey menggunakan sudut pandang orang ke satu untuk mengungkapkan pemikirannya secara langsung, namun hal ini justru terasa sebagai pengulangan apa yang telah disampaikan sebelumnya.

Gaya bahasa yang digunakan terlalu dramatis dan kurang menyampaikan secara rinci sebenarnya apa yang ingin Audrey lakukan untuk Indonesia, seperti berkarya atau bekerja di bidang apa dan bagaimana, buku ini hanya berkutat dengan 'berbakti dan memajukan Indonesia' tanpa penjelasan secara riil.





0 komentar:

Posting Komentar

Silakan bernapas dengan kata-kata di sini.